Manasik Umroh Sesuai Sunnah

Manasik Umroh Sesuai Sunnah

Inilah 4 Tahap Penting Dalam Manasik Umroh Sesuai Sunnah

Manasik umroh sesuai sunnah dilakukan untuk mempersiapkan calon jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Tujuannya adalah mencegah Anda dari berbagai kesalahan selama menjalankan ibadah. Hal ini tentunya akan membuat umroh tidak sah, sementara Anda sudah mengeluarkan biaya besar.

Apa saja praktik yang dilakukan selama manasik? Anda akan diajarkan niat ihram, tawaf, sa’I, dan tahallul (bercukur). Berikut adalah penjelasan lengkap yang bisa disimak agar umroh sesuai sunnah menjadi khusyuk.

  1. Niat ihram

Pada tahap awal, calon jemaah diajarkan mengucapkan niat, biasanya setelah sholat. Anda dilarang berkata buruk, bergunjing,dan bertengkar. Setelah itu, kegiatan manasik diteruskan dengan memakai pakaian tanpa jahitan maupun menunjukkan lekuk badan.

Laki-laki tak boleh memakai jubah, baju, mantel, penutup kepala, dan sepatu (khuf). Sementara itu, perempuan dianjurkan tak memakai penutup wajah, dan sarung tangan. Kemudian, teruskan dengan membaca talbiyah beberapa kali diselingi sholawat.

  1. Tawaf

Anda pasti tahu kegiatan yang dilakukan selama tawaf. Jemaah akan  mengitari Ka’bah sebanyak tujuh kali, diawali di Hajar Aswad dan berakhir di tempat yang sama. Syarat wajibnya adalah niat, suci dari hadas, serta menutup aurat. Pastikan juga posisi Ka’bah berada di samping kiri.

Ibadah sunah yang bisa Anda lakukan setelah thawaf adalah sholat dua rakaat di belakang makam Nabi Ibrahim as kalau memungkinkan. Saat melangsungkan manasik umroh sesuai sunnah, pastikan menghafal surah-surah pendek seperti Al Fatihah, Al Kafirun, dan Al Ikhlas.

  1. Sa’I 

Kemudian, ada sa’i, yakni lari-lari kecil dari Shofa ke Marwah yang dilakukan bolak-balik sebanyak tujuh putaran. Anda juga disunnahkan minum air zam zam sebelum melakukannya. Calon jemaah pun harus membaca kalimat takbir dan tauhid sebanyak tiga kali sambil mengangkat tangan.

Dibalik sa’i, terdapat kisah kuatnya keimanan istri Nabi Ibraham as, Siti Hajar. Pada saat itu, putranya, Ismail, menangis kehausan yang mengharuskannya mencari sumber air. Setelah tujuh kali bolak-balik dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah, muncul air dari hentakan sang putra.

  1. Tahallul

Terakhir ada tahallul atau mencukur rambut yang dijadikan sebagai penutup rangkaian manasik. Jemaah laki-laki dapat mencukur rambut mereka sebagian atau sampai gundul. Sementara jemaah perempuan dapat memotong minimal tiga helai rambut.

Tahallul menjadi tanda bahwa seseorang telah terbebas dari larangan selama ihram. Selain itu, ibadah umroh juga dinyatakan selesai. Meski begitu, Anda harus tetap tertib, terutama saat di Tanah Suci nanti supaya proses kepulangan ke Indonesia berjalan lancar.

Baca juga: Travel Umroh Sunnah 

Demikian empat hal besar dalam manasik umroh sesuai sunnah yang perlu diperhatikan. Pastikan Anda mengikutinya sebaik mungkin dan jangan sungkan bertanya kepada pembimbing kalau butuh penjelasan terkait bacaan maupun aturannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *